Sunday, June 7, 2026

Dari Rumah Warga, Kamil Bawa Kebahagiaan ke Panggung Tawa


 

Keterangan Foto 1: Kamil saat di JNE Tarakan

--- Kurir dan Komika Jadi Dua Kata Lucu

Meskipun sebagian orang menganggap kurir sebagai pekerjaan rutinitas yang monoton. Hal senada tidak dirasakan oleh Kamil yang sehari-hari menarik gas motornya untuk melintasi jalanan. Ia dikenal sebagai kurir stand-up di kalangan teman kerja dan di komunitasnya. Setiap paket yang diantarnya menjadi bagian dari cerita seru yang kemudian ditunggu untuk didengar.

Kamil merupakan anak ke lima dari tujuh bersaudara. Perjalanan pria kelahiran Tarakan tersebut di JNE tidaklah instan. Ia mengawali karirnya sebagai kurir di JNE Tarakan pada tahun 2020. Terkenang olehnya masa-masa sulit saat menjadi kurir. Ia harus menghadapi cuaca yang tidak menentu dan tuntutan stamina yang prima.

“Sempat ada tawaran jadi kurir di tempat lain yang gajinya lebih gede, tapi saya tolak,” tegas Kamil.

Bukan tanpa alasan, Kamil memilih untuk tetap bekerja di JNE Tarakan karena telah menemukan lebih dari sekadar pekerjaan. Ia melihat adanya jenjang karir yang nyata serta budaya perusahaan yang sangat memanusiakan manusia.

“Di sini (JNE Tarakan) sudah kayak keluarga. Bukan lebay ya. Tapi bagiku JNE ini tempat dimana dedikasi sangat dihargai, dan setiap pekerjaan kita mendapat dukungan penuh dari perusahaan. Bahkan sudah ada bukti di sini yang awalnya kurir bisa jadi kepala cabang,” ungkap anak dari pasangan Junain dan Fatimah tersebut.

Keputusan Kamil untuk bertahan di JNE membuahkan hasil. Selain kerja keras dan integritas, berkat core value JNE yang diterapkan, membuatnya kini dipercaya menjadi leader dari tim kurir di JNE Tarakan.

“Bahkan kami sebagai kurir sudah sampai sedekat itu dengan pelanggan. Banyak yang sudah kenal baik karena sering mengantar ke rumahnya. Ndak jarang juga kami dikasih tip. Bisa dalam bentuk duit, atau sekadar minuman berupa kopi,” ujar Kamil yang saat ini berusia 30 tahun. 

Selain mengemban tanggungjawab sebagai leader, Kamil punya sisi kreatif yang unik. Berbekal pengalaman di lapangan saat menjadi kurir, kemudian dirangkai menjadi cerita lucu yang kemudian dituangkan ke dalam materi stand-up comedy. Bahkan, bakat tersebut mengantarkan dirinya menjadi juara 2 di Kompetisi Stand Up Comedy yang diadakan oleh Bank Indonesia di Kalimantan Utara (Kaltara).

“Jadi di panggung itu persona saya sebagai kurir. Beragam cerita pas jadi kurir yang kubawakan. Alhamdulillah dapat juara 2 se-Kaltara,” ungkap suami dari Tita tersebut.  

Kamil memberikan bukti bahwa sebagai seorang yang berprofesi sebagai kurir, tidak menghalanginya untuk menjadi komika (seorang stand-up komedian). Ia beranggapan, justru dengan persona “kurir” membuat masyarakat menjadi lebih paham sisi humanis di balik seragam kurir yang dikenakannya.


“Saya pengen jelasin ke penonton, bahwa kurir juga manusia. Waktu itu kubawakan bit (bagian dari materi stand-up comedy) tentang cerita ketika saya digigit seekor anjing, ternyata pecah tawa penonton,” imbuhnya.


Keterangan Foto 2: 
Kamil saat mengikuti Kompetisi Stand Up Comedy yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Kaltara.

Perjalanan Kamil bisa sampai di panggung stand-up comedy bermula secara tidak sengaja. Saat itu Ia menghadiri event komunitas Stand Up Indo Tarakan. Rasa percaya diri yang tinggi di panggung Ia dapat saat masih sekolah di SMA Muhammadiyah Tarakan.

“Dulu memang pernah ikut lomba kultum di sekolah. Satu sekolah nonton. Jadi sudah biasa berbicara di depan umum,” tutur Kamil yang saat ini tergabung dalam Komunitas Stand Up Indo Tarakan.

Dilanjutkannya, saat itu terdapat challenge bagi penonton yang berani naik ke panggung akan mendapatkan tiket gratis untuk menonton show Arief Brata, tamu komika nasional yang diundang ke Tarakan.

Karena lumayan percaya diri dan punya banyak cerita lucu seputar kurir, saya langsung maju dan terima tantangan Open Mic (membawakan materi stand-up comedy) dari panitia. Ternyata responnya luarbiasa. Nah dari situ saya ketagihan,” kenang Kamil.

Bagi Kamil, bekerja di JNE adalah sebuah cerita tentang “Bergerak Bersama” untuk memberikan pelayanan terbaik. Terdapat cerita perjuangan, integritas, serta tawa yang menyatu. Sementara di atas panggung stand-up comedy, Ia berubah menjadi sosok yang paling ditunggu untuk didengar ceritanya sebagai inspirasi dan mengantarkan kebahagiaan.

“Dunia kurir itu penuh dengan cerita. Pokoknya ada aja yang bisa dijadikan materi. Target saya saat ini bisa jadi opener di acara komunitas. Tentunya sembari tetap menjaga performa terbaik sebagai leader kurir di JNE,” pungkasnya.(*)

#JNE #ConnectingHappiness #JNE35BergerakBersama  #JNEContentCompetition2026 #JNEBeragamCerita

No comments:

Post a Comment